Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2008

Akib dan Fidel : Salut

Gambar
Ada seorang sahabat saya ketika kuliah dahulu yang bernama M. Akib. Secara akademis tidak ada yang menonjol dari Akib tetapi hal yang teramat istimewa pada saat itu adalah dia kuliah atas biaya sendiri dan bahkan dia menghidupi orang tua dan adik-adiknya di kampung dari hasil kerjanya sendiri. Menjadi sangat istimewa karena dia kuliah di pagi dan siang hari dan bekerja di malam hingga subuh menjelang, yang menyisakan sedikit sekali waktu untuk beristirahat sekedar melepas penat. Hal ini berlanjut hingga semester ke-5, hingga akhirnya tuntutan memenuhi kebutuhan hidup lebih mendesak untuk dipenuhi. Dengan sangat terpaksa impian menjadi arsitek (semoga hanya sementara) digantung. Berita terakhir yang saya dengar, Akib memulai usaha reklame di sekitar kawasan Senen. Lain halnya dengan Fidel. Dia adalah peserta Lomba Keterampilan Siswa SMK yang baru saja digelar di Makassar dari propinsi Papua Barat. Menjelang waktu pengumpulan berkas hari kedua, dia dirundung masalah fatal, bagian penting...