Postingan

Menampilkan postingan dengan label Arsitektur

Menakar Masa Depan Profesi Arsitek di Indonesia

Entah apakah secara bersama kita sadari atau tidak, namun masa depan profesi Arsitek di Indonesia memasuki fase yang perlu kita waspadai (jikalau tidak ingin disebut mengkhawatirkan). Karena hingga saat ini Indonesia adalah satu-satunya negara di dalam lingkup ASEAN yang belum memiliki UU Arsitek. Indonesia pula menjadi satu-satunya negara di dunia dimana pendidikan arsitekturnya tidak sesuai dengan standar yang di tetapkan UIA. Pendidikan arsitektur di Indonesia seperti halnya pendidikan tinggi strata-1 lainnya dilakukan dalam waktu 4 tahun. Sedangkan UIA mensyaratkan pendidikan profesi arsitek dilakukan selama 5 tahun + 2 tahun pemagangan. Ketimpangan ini berakibat tidak diakuinya atau ketidaksetaraan lulusan jurusan arsitektur dalam negeri apabila hendak berkiprah di luar negeri, baik dalam rangka pendidikan lanjut atau dalam rangka praktek arsitektur. Satu-satunya pendidikan strata-1 yang berbeda adalah Jurusan Kedokteran. Dimana sebelum lulus, calon dokter harus melakukan...

Tabungan Perumahan

Beberapa tahun belakangan ini, setelah menikah saya menetap di rumah susun Kebon Kacang. Dalam beberapa kesempatan saya turut berbagi peran dalam beberapa kegiatan yang diselenggarakan Perhimpunan Penghuni. Rumah Susun Kebon Kacang rasa-rasanya menjadi salah satu rumah susun pertama yang berdiri di Indonesia, bersama dengan rumah susun Tanah Abang dan Klender dibangun oleh Perumnas. Setelah 30 berdiri, di tahun 2012 Hak Guna Bangunan (HGB) Rusun akan berakhir. Rusun Kebon Kacang terdiri dari 8 blok bangunan yang menampung sekitar 530 unit rumah, dengan luas lahan sekitar 1,7 hektar. Penghuni Rusun kami sangat beragam. Dari tukang ojek, berjualan gado-gado hingga pegawai bank sentral, atau direktur bahkan ekspatriat ada di dalamnya. Tetapi kondisi Rusun kami sudah tidak seperti awal setelah dibangun. Lahan parkir sudah mencapai titik jenuh, sebanyak 150 kendaraan, ruang komunal dan area bermain anak yang tidak memadai dan sering kali berebut lahan dengan kendaraan yang akan parkir. Bebe...

Atap Datar

Beberapa waktu yang lalu saya diminta untuk merancang rumah tinggal untuk seorang kerabat di Tebet, Jakarta Selatan. Setelah proses perencanaan selesai kami lakukan sehingga pada akhirnya kami memutuskan untuk memakai atap datar dengan segala pertimbangannya. Dan kami pun segera menyiapkan dokumen-dokumen yang akan digunakan untuk mengurus IMB. Sebenarnya mengurus IMB bukanlah lingkup pekerjaan kami sesuai dengan perjanjian kerja yang disepakati bersama, tetapi saya sadar bahwa meletakan pilihan atap datar akan menimbulkan kerumitan tersendiri ketika mengurus izin, dan kami berkeinginan bahwa gambar izin sesuai dengan gambar rencana. Akhirnya kami memutuskan untuk ikut terlibat dalam pengurusan izin. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kami ketika menjadikan sebuah bentuk rancangan dan juga lebih kepada pembelaan terhadap desain yang kami buat. Tepat seperti dugaan sebelumnya, sie P2B di kecamatan menolak untuk memproses pengajuan IMB kami karena atap datar. Sempat saya ...

Kantor RW 015 Rawamangun

Gambar
Di antara sekian banyak proyek yang pernah kami tangani, proyek yang satu ini sepertinya agak berbeda dengan proyek-proyek yang lain. Ini adalah pekerjaan untuk merencanakan kantor sekretariat RW. Hal yang menarik perhatian saya adalah keguyuban warga dan pengurus RW dalam melakukan hal ini bersama-sama. Posisi ketua RW ternyata tidak menjelma menjadi sebuah representasi dari gengsi sosial, hubungan mereka sangat cair selayaknya keluarga yang sangat besar. Hal menarik lainnya adalah kegemaran mereka mengendarai sepeda, walau akhirnya saya agak khawatir kantor RW ini akan menjadi bengkel sepeda.... hahaha :)