Postingan

Alternatif Mengelola Energi

Secara kebetulan saya sedang mencari-cari informasi mengenai spesifikasi photovoltaic, setelah klien saya setuju atas usulan hybrid-power, untuk tidak sepenuhnya bergantung pada PLN karena belakangan perusahaan listrik negara ini sedang dirundung defisit listrik. Kemudian terlintas pemikiran untuk mengusulkan pengadaan listrik yang bertumpu pada masyarakat. Kurang lebih demikian. Apabila ada warga masyarakat yang menyediakan listrik secara mandiri, kelebihan daya dari pemakaian domestik yang tidak tertampung pada baterai penyimpan (atau tanpa baterai) akan secara otomatis masuk ke jaringan saluran listrik negara. Listrik yang disalurkan kepada PLN ini seharusnya tercatat pada alat pengukur yang terpasang di tiap rumah. Alih-alih membayar, penyedia listrik mandiri ini patut mendapat bayaran dari PLN atau setidaknya pemotongan biaya penggunaan listrik dari PLN berdasarkan kontribusi daya listrik yang diberikan. Bayangkan jika 10% persen saja dari rumah-rumah di Indonesia menyediakan lis...

Akib dan Fidel : Salut

Gambar
Ada seorang sahabat saya ketika kuliah dahulu yang bernama M. Akib. Secara akademis tidak ada yang menonjol dari Akib tetapi hal yang teramat istimewa pada saat itu adalah dia kuliah atas biaya sendiri dan bahkan dia menghidupi orang tua dan adik-adiknya di kampung dari hasil kerjanya sendiri. Menjadi sangat istimewa karena dia kuliah di pagi dan siang hari dan bekerja di malam hingga subuh menjelang, yang menyisakan sedikit sekali waktu untuk beristirahat sekedar melepas penat. Hal ini berlanjut hingga semester ke-5, hingga akhirnya tuntutan memenuhi kebutuhan hidup lebih mendesak untuk dipenuhi. Dengan sangat terpaksa impian menjadi arsitek (semoga hanya sementara) digantung. Berita terakhir yang saya dengar, Akib memulai usaha reklame di sekitar kawasan Senen. Lain halnya dengan Fidel. Dia adalah peserta Lomba Keterampilan Siswa SMK yang baru saja digelar di Makassar dari propinsi Papua Barat. Menjelang waktu pengumpulan berkas hari kedua, dia dirundung masalah fatal, bagian penting...

Lomba Keterampilan Siswa SMK

Gambar
Ini adalah kali kedua saya menghadiri perhelatan akbar secara nasional di Makassar. Kali ini saya diminta untuk menjadi anggota tim juri Lomba Keterampilan Siswa SMK untuk bidang lomba CADD. Tentunya kesempatan seperti ini tidak saya sia-siakan untuk mengajak istri dan anak saya pulang kampung. Sekalipun harga tiket saat itu agak-agak tidak masuk akal. Sepertinya saya mengalami dejavu, lagi-lagi perhelatan akbar ini belum berhasil diselenggarakan dengan baik. Saya kagum dengan ketrampilan para peserta, yang jangan-jangan lebih terampil menggunakan software CAD dibandingkan saya.

Kantor RW 015 Rawamangun

Gambar
Di antara sekian banyak proyek yang pernah kami tangani, proyek yang satu ini sepertinya agak berbeda dengan proyek-proyek yang lain. Ini adalah pekerjaan untuk merencanakan kantor sekretariat RW. Hal yang menarik perhatian saya adalah keguyuban warga dan pengurus RW dalam melakukan hal ini bersama-sama. Posisi ketua RW ternyata tidak menjelma menjadi sebuah representasi dari gengsi sosial, hubungan mereka sangat cair selayaknya keluarga yang sangat besar. Hal menarik lainnya adalah kegemaran mereka mengendarai sepeda, walau akhirnya saya agak khawatir kantor RW ini akan menjadi bengkel sepeda.... hahaha :)

Lapar

Masih ingat Sumanto? Masih ingat bagaimana orang berbondong mencibir Sumanto? ... ... Sebenarnya Sumanto hanyalah sebuah potret anak manusia yang berjuang lepas dari kungkungan kelaparan di tengah kemiskinan yang mendera. Tidak kuasa menahan lapar, maka mayat pun menjadi pilihan santapan. Mungkin penjara adalah nikmat bagi Sumanto. Setidaknya ia tidak payah mencari apa yang hendak dimakan setiap hari. Beberapa hari yang lalu muncul lagi berita yang tidak kurang menyayat. Seorang ibu yang sedang mengandung tujuh bulan dan seorang buah hatinya meninggal karena tiga hari berjuang menahan lapar. Memang hidup saya tidak bersinggungan langsung dengan si ibu. Namun dari setiap berita yang saya baca, saya sangat salut dengan kepribadiannya. Sekalipun kondisi keuangannya sangat tidak baik, tidak tersiar berita jikalau beliau hidup dengan cara meminta belas kasihan orang lain. Tetapi beliau berusaha untuk mendapatkan rizki walaupun tidak seberapa. Rizki yang didapat hanya cukup untuk beras satu ...

tanpa judul

ya Allah... Tuhan semesta alam, penguasa langit dan bumi beserta isinya ... ... berilah kelapangan bagi kami di tengah kesempitan berilah kemudahan bagi kami di tengah kesulitan ampuni kami ya Rab, beri kami nikmat sehat ketika Engkau coba kami dengan sakit. ampuni kami ya Rab, ... ... sungguh engkau Tuhan yang pengasih lagi maha penyanyang ... ... ...

Hijau (menjadi) Pilihan?

Gambar
Sekalipun bukan hal yang baru, tetapi sebuah film yang disusun oleh mantan wakil presiden Amerika Serikat, Al Gore seperti menyentak kesadaran banyak orang. Isu perubahan iklim dan pemanasan global laris menjadi berita di setiap media, menjadi bahan obrolan warung kopi hingga pembahasan serius di Senayan. Kampanye hijau mulai menghiasi ruang berita surat kabar. Hal ini adalah indikasi yang baik. Ketika kesadaran masyarakat kian pulih akan ancaman kelangsungan hidup penghuni bumi. Walau hingga saat ini juga masih tidak terbilang jumlah yang menganggap hal ini sekedar fiksi dan tidak nyata. Pemda DKI Jakarta dalam posisi limbung untuk memenuhi ketentuan 30 % ruang terbuka hijau (RTH) yang saat ini hanya ada tersedia 9 %. Di lain pihak upaya pemenuhan terhadang masalah ketersedian lahan. Ada banyak solusi untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan. Di antaranya dengan menetapkan aturan koefisien dasar hijau (KDH). Ketentuan ini akan menentukan berapa besar lahan pada sebuah site yang bole...